Selasa, 17 April 2012

Catatan Ilmiah Gunung Slamet

CATATAN ILMIAH
Pendakian Gunung Slamet Anggota Muda KSMPA Titik Nol Angkatan 07
Baong, Bolet, Patok
       Dari basecamp menuju pos 1 melewati persawahan yang ditanami berbagai macam sayuran seperti kol dan sawi,di samping persawahan tersebut dapat ditemukan sebuah sungai kecil dimana dasar dari sungaai tersebut masih berupa batuan yang berarti sungai itu adalah sungai muda.Setelah memasuki persawahan maka akan melewati kawasan hutan yang banyak ditumbuhi oleh pohon pinus dan damar.

Dari pos 1 sampai pos 7 tumbuhan yang ada di hutan relatif sama yaitu berupa semak belukar dan pohon pohon besar ciri khas hutan . dari pos 7 menuju pos 8 banyak dijumpai tanaman yang biasa tumbuh di ketinggian diatas 3000 m. Dari pos 8 ke pos 9  disini banyak sekali batuan berserakan yang berukuran kecil samapai besar. Batuan tersebut adalah batuan piroklastik. Dari pos 9 menuju puncak gunung slamet sudah banyak dominan akan padanya pasir dan sedikit bebatuan

Gambar diatas merupakan batuan yang ada pada sekitar puncak Gn. Slamet yaitu batuan piroklastik. “Batuan piroklastik adalah batuan yang terdiri dari material atau bahan-bahan yang dihasilkan oleh suatu letusan atau erupsi gunung api, sehingga batuannya sering disebut juga batuan volkanik”. Terbentuk karena proses transportasi dan sedimentasi oleh medium angin akibat letusan gunung api.
    Batuan piroklastik dapat berupa batuan lelehan/ lava atau batuan beku ekstrusi dan produksi ledakan dari suatu letusan gunung api. Produk  ledakan gunung api bersifat fragmental yang berasal dari semua material baik magma maupun sumbat lava yang menutupi lubang kepundan, karena pengaruh gaya eksplosif,berupa letusan/erupsi gunung api, magma yang naik ke atas berupa cairan dan gas serta sumbat lava tersebut membntuk endapan piroklastik. Terdiri material piroklastik yaitu:pecahan gelas, abu,debu gunung api, kristal,lithik.

Rabu, 04 April 2012

Pemanasan Global / Global Warming

Pemanasan global adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.
Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia”[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. 
Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi dan berubahnya sistem iklim di bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia. Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan Panel Antarpemerintah Tentang Perubahan Iklim atau disebut International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global, dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan- penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, pembangkit tenaga listrik, serta pembabatan hutan.

Hal-hal yang bisa mengurangi pemanasan Global / Global Warming
1. Batasi Penggunanaan kertas
Tanamkan di pikiran anda kuat-kuat, bahwa setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong. 

2. Ganti bola lampu.
Segera ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon. Lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar. Ingat setiap daya daya listrik yang anda pakai maka anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil. Bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan mungkin bahan bakar jenis ini akan habis.

3. Hindari Screen Saver
Shut down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang!

4. Periksa tekanan ban
Setiap anda ingin bepergian janagn lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda. ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.

5. Buka jendela lebar-lebar
Di  Amerika , sebagian besar dari 22,7 ton emisi CO2 berasal dari rumah. Kebanyakan emisi atau gas buang tersebut berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Untuk meminimalkannya ketika dapat mengatur termostat AC dengan suhu udara di luar ruangan. Kemudian bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat  mengkonsumsi energi.

6. Gunakan pupuk organik.
Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen,  yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.

7. Tanamlah rumpun bambu
Pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu mampu menyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon-pohon lain.

8. Naik kendaraan umum
Saat ini jumlah kendaraan pribadi sudah teramat banyak dan bikin sumpek. Sector transportasi menyumbang sampai 14 %  emisi gas rumah kaca ke atmosfer, jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi sperti sedan yang hanya mengangkut maksimal empat orang.

9. Kurangi makan daging sapi
Betul, kurangi dari sekarang memakan daging sapi. Selain megandung kalori y ang tinggi. Daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.

10. Jangan pakai kantong plastik
Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat unutk melarang penggunaan kantong plastic sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah.

Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain, misal dari kain serat alami.

11. Membeli produk lokal

Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.

12. Hidup efisien
Apapun aktifitas manusia di bumi akan berdampak pada bumi yang kita diami ini. Pola komsumsi energi, pola lingkungan dan sebagainya. Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.

13. Mengemudi cerdas
Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.

14. Pakai baju bekas
Sekarang bukan jamannya gengsi, toh kita mati tidak membawa gengsi. Tak perlu malu memakai baju bekas atau baju warisan orang tua. Dengan mengurangi membeli pakaian baru maka anda membantu mengurangi pemakaian listrik di pabrik pakaian.

Apalagi banyak bahan kain sintetis yang mengandung minyak bumi. Bahkan katun yang berasal dari kapas ternyata mengandung pestisida.



 

 

Sabtu, 24 Maret 2012

7 keajaiban Alam yang jarang dilihat

1.Pelangi bulan
Pelangi terjadi karena matahari bersinar pada tetesan-tetesan air embun, biasanya terjadi pada atmosfir setelah hujan. Moonbow lebih jarang terjadi, hanya dapat dilihat pada malam hari ketika bulan ada pada titik rendah pada saat bulan purnama sampai hampir purnama. Satu tempat popular untuk melihat Moonbow adalah di air terjun Cumberland di kentucky AS. 


2.Fatamorgana
Fatamorgana muncul ketika cahaya terbias dan menghasilkan gambar dari suatu object atau langit padahal sebenarnya tidak ada. Fenomena ini biasanya terjadi di permukaan panas, seperti jalan aspal atau gurun pasir.

3.Sabuk Venus
Sabuk Venus adalah fenomena yang muncul pada saat senja yang berdebu ketika sekumpulan langit kemerahan dan kecoklatan muncul diantara langit dan cakrawala.

4.Awan Noctilucent
Awan Noctilucent adalah awan yang sangat tinggi secara atmosfir yang membiaskan cahaya pada senja ketika matahari telah tenggelam, mengiluminasi/menyinari langit dengan sumber cahaya yang tak tampak.

5.Aurora Borealis
Pada belahan dunia selatan juga dikenal dengan nama Aurora Australis, Aurora Borealis adalah partikel bermuatan listrik dari matahari yang telah mencapai bagian teratas atmosfir bumi dan menjadi sangat aktif. Aurora biasanya sering terlihat di daerah dekat kutub dan pada waktu dimana siang dan malam sama panjang.

6. Awan Mammatus
Bentuk awan yang aneh ini sering diasosiasikan dengan badai, dan tidak dapat dimengerti sepenuhnya bagaimana awan ini terbentuk.
7.Pusaran Api
Pusaran api adalah tornado yang berputar terlalu dekat dengan kebakaran hutan atau pusaran yang terbentuk karena terdapat terlalu banyak panas di area tersebut.

Senin, 12 Maret 2012

Donor darah

Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah untuk kemudian dipakai pada transfusi darah.

Donor darah biasa dilakukan rutin di pusat donor darah lokal. Dan setiap beberapa waktu, akan dilakukan acara donor darah di tempat-tempat keramaian, misalnya di pusat perbelanjaan, kantor perusahaan besar, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas. Pada acara ini, para calon pendonor dapat menyempatkan datang dan menyumbang tanpa harus pergi jauh atau dengan perjanjian. Selain itu sebuah mobil darah juga dapat digunakan untuk dijadikan tempat menyumbang.Untuk Mahasiswa Sains dan Teknik Universitas Jendral Soederman bisa melakukan donor darah di kampus sains dan teknik purbalingga karena setiap 3bulanan KSMPA Titik Nol memiliki kegiatan rutin penggalangan donor darah di kampus.

Syarat Donor darah
Untuk dapat menyumbangkan darah, seorang donor darah harus memenuhi syarat sebagai berikut:
  • calon donor harus berusia 17-60 tahun,
  • berat badan minimal 50 kg
  • kadar hemoglobin >12,5 gr%
  • tekanan darah 100-150 (sistole) dan 70-100 (diastole).
  • menandatangani formulir pendaftaranan
  • tidak mengalami gangguan pada pembeku darah
  • lulus pengujian kondisi berat badan, hemoglobin, golongan darah, dan pemeriksaan oleh dokter
  • untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh dalam kondisi atau menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui.
Manfaat Donor darah.
1. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap  penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.

3. Membantu penurunan berat tubuh
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.

4. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.

5. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah "rambu peringatan" yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

Setelah menginjak usia 18 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 60 tahun. Jadi jangan tunggu lama lagi, ayo… saatnya donor darah!

Selasa, 28 Februari 2012

Goa Jatijajar


Gua Jatijajar berada di kaki pegunungan kapur. Objek wisata ini sungguh sangat menarik. Pegunungan kapur ini memanjang dari utara dan ujungnya di selatan menjorok ke laut berupa sebuah tanjung. 

Image of Goa Jatijajar
Tour Anda di Jawa Tengah akan kurang lengkap kalau belum berkunjung ke Kabupaten Kebumen. Pasalnya, kabupaten yang dikenal sebagai penghasil sarang burung Walet ini menyimpan banyak objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Sebut saja misalnya, Taman Wisata Gua Jatijajar yang terletak 21 kilometer ke arah selatan Gombong, atau 42 kilometer arah barat Kebumen. 

Sebagaimana umumnya objek wisata lain di Indonesia, yang hampir selalu menyimpan legenda, Gua Jatijajarpun tak terkecuali. Kata yang punya cerita, Gua Jatjajar ini pada jaman dahulu merupakan tempat bersemedi Raden Kamandaka, yang kemudian mendapat wangsit. Cerita Raden Kamandaka ini kemudian dikenal dengan legenda Lutung Kasarung. Visualisasi dari legenda tersebut dapat kita lihat dalam diorama yang ada di dalam goa itu.

Masuk ke dalam gua ini, bagaimanapun ada rasa deg-degan. Betapa tidak! Karena merasa seperti masuk ke dalam mulut binatang purba Dinosaurus. Tambah ngeri lagi jika membayangkan gelapnya suasana di dalam perut dinosaurus tersebut. Namun rasa cemas itu segera sirna, sebab ruangan diterangi oleh lampu listrik dari ujung ke ujung. Meski mulut gua cukup lebar, namun ruang perut dinosaurus lebih lebar lagi. Pada langit-langit terdapat sebuah lubang sebagai ventilasi. Di tengah-tengah terdapat kursi melingkar tempat duduk pengunjung sambil menikmati indahnya ornamen stalagtit dan stalagnit serta diorama legenda Lutung Kasarung.

Setelah puas menyaksikan sajian ini, perjalanan dilanjutkan dengan menuruni tangga menuju ruang yang merupakan bagian ekor dari dinosaurus tersebut. Di dalam ruang ini, Anda dapat melihat sumber mata air yang disebut Sendang. Jumlah sendang tersebut ada 4 buah, yaitu Sendang Mawar, Kantil, Jombor danPuserbumi. Sendang Mawar dipercayai mempunyai kekuatan gaib yang bisa membuat seseorang tetap awet muda, karenanya setiap pengunjung selalu menyempatkan diri untuk membasuh muka dengan air Sendang Mawar tersebut.

Dipenuhi oleh rasa kagum dan terpesona, tanpa terasa Anda telah menempuh jarak 250 meter menyusuri perut dinosaurus. Fantastis bukan? Dan itulah kenyataannya. Bukan itu saja, bahkan tanpa Anda sadari, Anda telah masuk ke perut bumi sedalam 40 meter. Benar-benar suatu petualangan yang santai yang hanya bisa dicicipi di Taman Wisata Gua Jatijajar. 

TRAVEL TIPS

Untuk sampai ke Taman Wisata Gua Jatijajar, tidaklah terlalu sulit. Apabila Anda naik kendaraan umum, ambillah jurusan Gombong-Jatijajar. Jika ingin menginap, di sekitar lokasi terdapat hotel melati dan homestay dengan tarif terjangkau. Sebagai pelengkap kunjungan Anda, ada baiknya mencicipi makanan khas daerah ini, yaitu Lanthing, yang banyak dijual di situ.

Sabtu, 18 Februari 2012

Gunung Slamet


Gunung Slamet (3.428 meter) adalah Gunung berapi yang terdapat di Pulau Jawa (Indonesia).Gunung Slamet berada di perbatasan Kabupaten Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah, dan Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Terdapat empat kawah di puncak Gunung Slamet yang semuanya aktif.
Di kaki Gunung Slamet ini terdapat sebuah kawasan wisata bernama Batu Raden atau batur Raden. Kawasan wisata ini dapat dicapai dari kota Purwokerto, ibukota Kabupaten Banyumas, hanya berjarak sekitar 15 km dari Purwokerto.
Gunung Slamet merupakan salah satu gunung yang menjadi tujuan ekspedisi para pendaki gunung di Indonesia dan merupakan tujuan utama untuk anggota muda dalam melakukan pendakian wajib di ksmpa Titik Nol yang merupakan kelompok study yang beorganisasi di fakultas Saint dan Teknik Universitas Jendral Soedirman.
Dalam buku yang berjudul "Three Old Sundanese Poems", terbitan KITLV Leiden tahun 2006, J. Noorduyn menyebutkan bahwa nama "Slamet" adalah relatif baru yaitu setelah masuknya Islam ke Jawa. Dengan merujuk kepada naskah kuno Sunda Bujangga Manik, Noorduyn menuliskan bahwa nama lama dari gunung ini adalah Gunung Agung.
Sampai sekarang Gunung Slamet masih aktif dan sempat di katakan siaga pada awal 2011.

Jalur Pendakian Gunung Slamet
Jalur pendakian standar Gunung Slamet adalah dari Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangteja, purbalingga. Jalur populer lain adalah dari Baturaden , atau dari desa Gambuhan, desa Jurangmangu dan desa Gunungsari Kabupaten Pemalang.
Pendakian Gunung Slamet dikenal cukup sulit karena hampir di sepanjang rute pendakian tidak ditemukan air, walaupun ada itu juga merupakan genangan air. Kepada pendaki Gunung Slamet sangat disarankan untuk membawa persediaan air yang cukup dari bawah. Faktor lain adalah kabut. Kabut di Gunung Slamet sangat mudah berubah-ubah dan pekat.
Tetapi Jika anda melewati jalur bambangan, mungkin masalah air tidak terlalu sulit. Memang para pendaki Gunung Slamet harus banyak membawa air dari bawah, tetapi sesampainya di pos v atau tepatnya di pos Samhyang rangkah akan terdapat sungai kecil yang letaknya tepat berada di bawah pos v.
Selain rute bambangan,ada pula rute pendakian melewati Dukuhliwung. Dari pos 1 sampai pos 5 yaitu puncak, membutuhkan waktu sekitar 8jam. Dan ada mata air di pos 2 dan 3.
Atau bisa juga melakukan pendakian melalui obyek wisata permandian air panas Guci, rute pendakian melalui guci masih sangat terjal. namun pemandangan di sepanjang rute ini lebih istimewa dibandingkan dengan rute mana pun. Pemandangan alam di rute guci masih sangat alami dan masih sangat liar, berkesan jauh dari peradaban manusia. kedua rute ini dapat ditempuh melewati kota Tegal lalu ke selatan menuju kota Slawi, melewati Lebaksiu, Yomani dan mulai memasuki dataran tinggi Tuwel.
Gunung Slamet di pandang dari kacamata geologi merupakan gunung stratovulcano yang terbentuk akibat pengaruh pergerakan tektonik lempeng antara lempeng indoaustralia dan lempeng eurasia. tumbukan antar lempeng mennyebabkan magma yang terbentuk lebih bersifat intermediet.


Mitos pendakian Gunung Slamet
Menurut cerita orang tua, Gunung Slamet adalah gunung yang sedikit berbeda dari gunung-gunung yang lainya di pulau Jawa. Gunung Slamet merupakan  gunung yang tidak biasa di daki dengan tujuan wisata /rekreasi, hobi  atau  sekedar ingin menaklukan Gunung. Pendakian puncak Gunung Slamet biasannya memiliki tujuan-tujuan khusus seperti spiritual, makanya pendaki-pendaki Gunung Slamet melengkapi syarat-syarat terlebih dahulu.


Syarat dan Pantangan Pendaki Gunung Slamet
Pendaki Gunung Slamet Harus Membawa Bunga , Kemenyan, dan harus ada Juru Kunci yang mengantar . Tetapi  jika pendaki gunung Slamet tidak diwajibkan membawa syarat-syarat tersebut, asalkan pendaki gunung slamet menjaga tingkah laku dalam pendakian, kalau tidak pendaki Gunung Slamet bisa mengalami kejadian kejadian mistis yang bisa membahayakan diri sendiri. 
Selain harus menjaga tingkah laku dan ucapanya, pendaki Gunung Slamet Juga tidak boleh memegang lutut, jika pendaki Gunung Slamet memegang lutut, Mitos yang beredar si Pendaki Gunung Slamet tidak akan mencapai puncak Gunung Slamet.
Hari-hari yang di larang untuk mendaki Gunung Slamet :  Minggu Legi, Slasa Legi, Setu Paing, Minggu Paing

Jumat, 10 Februari 2012

Pulau Nusakambangan

Nusakambangan merupakan suatu pulau kecil yang terletak di sebelah selatan kabupaten Cilacap. Secara administratif terletak di kecamatan Cilacap Selatan yang dikelilingi oleh perairan laut lepas (Samudera Hindi). Nusakambangan merupakan nama sebuah pulau di Jawa Tengah yang lebih dikenal sebagai tempat terletaknya beberapa Lembaga Pemasyarakatan (LP) berkeamanan tinggi di Indonesia.
Masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Cilacap. Untuk mencapai pulau ini orang harus menyeberang dengan kapal feri dari pelabuhanSamudera di Cilacap ke pelabuhan sondong di Nusakambangan.Semula terdapat sembilan LP di Nusa Kambangan, namun kini yang masih beroperasi hanya tinggal empat, yaitu LP Batu (dibangun 1925), LP Besi (dibangun 1929), LP Kembang Kuning (tahun 1950), dan LP Permisan (tertua, dibangun 1908). Lima lainnya, yaitu Nirbaya, Karang Tengah, Timus Buntu, Karang Anyar, dan Gleger telah ditutup.
Pulau Nusakambangan mempunyai tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah dan ekosistem pantai yang penting peranannya sebagai pengatur tata lingkungan, pencegah erosi serta merupakan habitat berbagai jenis fauna, antara lain macan kumbang (Panthera pardus), landak (Hystrix brachyura), trenggiling (Manis javanica), ular sanca (Python sp) serta berbagai jenis burung seperti rangkong (Buceros.sp).
Aspek penting Nusakambangan adalah nilai sejarah sebagai tempat tahanan para narapidana sejak zaman Belanda. Potensi menarik di Nusakambangan adalah panorama alam di Pantai Selatan, yaitu Pantai Permisan, adanya gua-gua dalam serta bangunan-bangunan tua bekas benteng pertahanan Portugis. Selain itu pantainya memiliki gelombang laut yang cukup potensial guna dikembangkan sebagai obyek wisataalamlaut.
Pada sektor pariwisata memiliki potensi wisata alam seperti pantai dan gua menonjol di Pulau Nusakambangan serta tidak ketinggalan wisata sejarah berupa benteng pengintaian,peninggalan zaman penjajahan.Nusakambangan memiliki 4 pantai yaitu Pasir Putih, Ranca Babakan, Karang Bolong dan Permisan, Deretan gua yang ada di pulau ini diberi nama Ratu, Putri, Bendung (Maria) dan Masigitsela. Keempat gua ini telah menjadi objek wisata umum sementara lima gua yang lain sampai sekarang belum bisa dinikmati keindahannya karena masalah transportasi.Sedangkan beberapa benteng yang ada yaitu Benteng Karang Bolong dan Benteng Klinger. Di hutan Nusakambangan kita juga masih bisa menemukan harimau, macan kumbang, ular, monyet dan pada daerah tertentu kadang juga ditemukan buaya.

Pulau Nusakambangan, yang berstatus sebagai cagar alam, juga merupakan habitat bagi pohon-pohon langka, namun banyak yang telah ditebang secara liar. Saat ini yang tersisa kebanyakan adalah tumbuhan perdu, nipah, dan belukar. Kayu pawlar yang hanya dapat ditemukan di pulau ini banyak dicuri karena setelah dikeringkan, mempunyai kualitas yang setara dengan kayu dariKalimantan. Secara tradisional, penerus dinasti Mataram sering melakukan ritual di pulau ini. Nusa Kambangan juga tercatat sebagai pertahanan terakhir dari tumbuhan Wijayakusuma yang sejati.
Nusakambangan mempunyai luas 30.000 Ha. Di dalamnya terdapat 4 kawasan konservasi alam yang kecil, yaitu Cagar Alam (CA) Nusakambangan Barat (928 ha), CA Nusakambangan Timur (277 ha), CA Wijayakusuma (satu ha), dan CA Karangbolong (0,5 ha) yang telah ditetapkan statusnya sejak zaman Belanda.
Di sebelah utara pulau Nusakambangan terhampar Segara Anakan dengan rangkaian pulau-pulau kecil bersambung dengan daerah rawa dan hutan mangrove di pantai selatan Cilacap. Perairan Segara Anakan merupakan bagian Samudra Indonesia dengan muara-muara sungai dan hutan payau Cilacap dan Ciamis. Bersama dengan hutan Nusakambangan, Segara Anakan berikut daerah di sekitarnya merupakan satu kesatuan tata lingkungan yang tersusun atas unit-unit ekosistem pulau kecil dengan hutan dataran rendah di Nusakambangan, pesisir dan pantai, ekosistem laguna di Segara Anakan, rawa dengan mangrove, baik yang ada di pantai utara Nusakambangan, pantai selatan Cilacap dan pantai timur Ciamis.
Tata lingkungan ini mendapat pengaruh dari air laut Samudra Indonesia dan air tawar dari beberapa Daerah Aliran Sungai seperti Citanduy dari sebelah barat, Cibeureum dan lain-lain dari utara, dan Sungai Donan dekat Cilacap.


         Melihat keadaan wilayah Nusakambangan serta Segara Anakan dapat diketahui bahwa daerah tersebut memiliki keanekaragaman ekosistem dan kekayaan sumberdaya alam hayati yang amat tinggi. Karena itulah kawasan Nusakambangan, Segara Anakan dan daerah sekitarnya menjadi pusat perhatian para konservasionis, bukan saja di Indonesia melainkan juga dari seluruh dunia. Segara Anakan, Nusakambangan serta daerah sekitar dengan potensi sumber daya alam hayatinya seolah telah menjadi milik dunia yang terus- menerus mendapat sorotan.
Nusakambangan merupakan pulau yang salah satu penyusun batuannya adalah batu gamping.Melalui sistem celah rekahan proses pelarutan batu gamping berlangsung dan membentuk rongga – rongga kecil sampai sangat besar membentuk gua.Gua merupakan lingkungan yang unik karena gelap sepanjang masa terutama bagian dalamnya dan memiliki ornamen – ornamen yang sangat indah karena di bentuk dalam proses yang lama.Ekosistem dalam gua merupakan suatu mata rantai yang unik dan memiliki kekhasan dibandingkan yang lainnya.

Kawasan kapur di Nusakambangan mulai terkikis oleh aktivitas penambangan kapur Semen Cibinong. Ancaman lain yaitu aktivitas wisata di dalam gua yang relatif merusak, penangkapan kelelawar dan penambangan guano.Gua-gua yang ada mempunyai perkembangan yang berbeda-beda dengan ornamen yang bervariasi. Survai di 9 gua ditemukan sedikitnya 65 jenis Arthropoda. Dengan rincian 11 jenis troglobit dan 54 lainnya dalam katagori troglofil dan troglosen. Jenis-jenis troglobit masih memerlukan penelitian yang lebih lanjut (Rahmadi dan Suhardjono 2003).
Akan tetapi, pulau ini masih menyisakan persoalan. Meskipun secara administratif berada dibawah kendali Kabupaten Cilacap, pengelolaannya masih berada di tangan Departemen Kehakiman. Karena itulah, pemerintah Kabupaten Cilacap dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupaya untuk bisa mengelola Nusakambangan sepenuhnya.Kabupaten Cilacap masih mempunyai beberapa lokasi wisata alam serta wisata budaya dan sejarah yang tidak kalah menariknya bagi wisatawan. Lokasi wisata alam itu seperti Pantai Teluk Penyu di Keca-matan Cilacap Selatan, Hutan Payau di Kecamatan Cilacap Utara, Gunung Selok dan Srandil di Kecamatan Adipala, Pan-tai Widarapayung di Kecamatan Binangun, Pantai Jetis di Kecamatan Nusawungu, dan juga Permandian Air Panas Cipari di Kecamatan Sidareja.Sedangkan bagi wisatawan yang ingin menelusuri sejarah bisa menikmati keberadaan Benteng Pendem Cilacap. Benteng yang dikenal sebagai Kusbatterij Op De Lantong Te Tjilatjap ini merupakan markas pertahanan tentara Hindia Belanda yang dibangun selama 18 tahun (1861-1879) dengan luas 6,5 hektar.Menjual potensi wisata Cilacap tidak mudah. Persoalannya adalah letak geografi daerah ini seperti berada di jalan buntu. Cilacap hanya mengenal satu jalan untuk ke masuk dan keluar.Tidak ada jalan tembus lain untuk bisa lewat sambil melirik keindahan alam di sini, yang kemudian menarik hati untuk singgah. (Sriyadi Adisumarta/ Litbang Kompas)
       PERMASALAH : BAGAIMANA  CARA KITA  MENJAGA KELESTARIAN NUSA KAMBANGAN.